KMNU Pusat
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul 'Ulama

Silaturrohim Ulama dan Umaro Bagian 1

Oleh: KMNU UNSOED

Wejangan Bapak H. Sabar Munanto  S.Ag.M.Pd.I

Ada beberapa catatan dari kami selepas sowan beliau, setidaknya dapat dibagi pada dua bagian utama; mengenai belajar dan risalah. Kita perlu terus belajar. Bagi seorang mahasiswa, Kuliah adalah yang utama. Kita harus bisa menguasai ilmu yang disampaikan dosen melalui membaca referensi terkait agar terwujud budaya keberhasilan (berhasil dalam bidang akademik, memahami konteks keilmuan, –red) di kalangan mahasiswa NU.

Belajar juga merupakan upaya penjagaan diri. Allah SWT berfirman dalam kitab-Nya “Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”. Melalui KMNU, mahasiswa memperoleh fasilitas untuk memperdalam ilmu syariat. Serta memiliki kesempatan lebih besar mengaji dengan ulama daripada sendirian. Selain itu dengan menuntut ilmu kepada ulama yang jelas sanadnya, dapat terhubung dengan Rasululloh SAW. Langkah berlajar ilmu kepada sumber referensi yang utama sekaligus kredibel menjadi ikhtiar mahasiswa NU untuk terus memperdalam ilmu syariat, yang kelak faedahnya dapat menolong kita agar dijauhkan dari api neraka. Orang berilmu tahu mana yang hak dan yang bathil, dan layaknya selalu berusaha menjauhi perkara yang mengundang murka-Nya.

Selanjutnya ada beberapa Risalah;

  1. Menyampaikan apa yang diyakini bahwa Alloh adalah benar.
  2. Menjauhi perbuatan dosa
  3. Jangan memberi untuk mendapatkan lebih banyak
  4. Bersabar.

Dewasa ini, bersikaplah moderata. Jangan terlalu ke kiri yaitu cenderung memperbolehkan apa saja seperti sesajen, sebab sesajen dalam tataran definisi dan praktik terlalu dekat dengan musyrik. Dan jangan terlalu ke kanan yang melarang segala hal seperti tahlil. Ingatlah bahwa dalam sunnah NU (aliran Aswaja yang dianut NU, Aswaja An-Nahdliyin, –red), tahlil selama 7 hari bermaksud untuk bersedekah agar pahalanya mengalir kepada ahli kubur.

Terakhir berkaitan dengan ujian semester. Beliau memberikan beberapa Wejangan UTS. Pertama, Sempatkanlah untuk memohon restu kepada kedua orang tua. Segala hal yang ingin kita lakukan/akan kita hadapi, baiknya perlu memohon restu keduanya. InsyaAllah akan dimudahkan. Kedua, Perbanyak sholawat. Shalawat memiliki banyak keutaman dan bisa dijadikan doa untuk segala kondisi. InsyaAllah berkat shalawat UTS lancar. Ketika, Sholat malam minimal 2 raka’at. Bangunlah di seperti malam, mintalah pada-Nya ilmu dan kemudahan. Lalu lanjutkanlah dengan belajar.

Demikian secuil catatan sowan kami. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Salam, KMNU UNSOED

(Purwokerto, April 2018)

Nb: Terdapat beberapa penyelarasan dari redaksi.

You might also like
Comments
Loading...