Awali Hari Ke-2 Munas VI, KMNU Selenggarakan Pembacaan Ratib Al Hadad

Purwokerto – Memasuki hari ke-2 Musyawarah Nasional (Munas) VI Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) adakan pembacaan “Ratib Al Hadad” dan do’a bersama di Masjid Al Hidayah, Pondok Pesantren Al Hidayah, Karangsuci, Purwokerto (25/1). Pembacaan Ratib Al Hadad dipimpin olan Ian Qolbu (KMNU Universitas Jendral Soedirman).

Berdasarkan keterangan Musa, S.Pd., pembacaan Ratib Al Hadad sebagai wasilah lantaran membaca ayat Alquran , sholawat, dzikir yang tersusun dalam Ratib Al Haddad. “Semoga melalui peacaan Ratib Al Hadad ini dapat menjadi barokah dan kesuksesan di Munas VI.” Jelas Presidium Nasioanl 5.

Diketahui, Ratib Al Haddad merupakan karya Al Allamah Al Imam Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad. Habib Abdullah Al Haddad, merupakan ulama asal Tarim, yang hidup pada masa antara tahun 1634 hingga 1720 Masehi.

Habib Abdullah Al Haddad adalah seorang ulama yang nasabnya bersambung langsung kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Beliau merupakan seorang wali qutub atau pemimpin para wali di zamannya. Habib Abdullah Al Haddad juga yang memperbarui tariqah Alawiyin/Ba’alwy. Beliau memiliki 140 guru dan salah satu gurunya yang utama adalah Al Habib Umar bin Abdurrahman al-‘Athas.

Salah satu karya Habib Abdullah Al Hadad yang paling terkenal tentu saja Ratib Al Haddad yang hingga kini telah dibaca dan diamalkan oleh berbagai umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Beberapa kitab salaf disebutkan ada banyak khasiat yang terkandung pada bacaan “Ratib Al Haddad”. (Rouf Kholil/Panitia Munas VI KMNU).

You might also like
Comments
Loading...