KMNU Pusat
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul 'Ulama

SHOLAT TAHAJJUD

SHOLAT TAHAJJUD

Oleh Novita Indah Pratiwi (KMNU UNDIP)

Mempunyai derajat tinggi dihadapan Sang Kholiq pasti impian setiap manusia. Itu bukan hal yang mudah, walaupun sudah kita tekati, terkadang masih banyak kerikil-kerikil kecil yang menyandung perjalanan kita. Lalu bagaimana solusinya?

Allah SWT berfirman:

“Dan pada sebagian malam hari beshalat tahajjud-lah sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat terpuji.” (QS. 17: 79).

Iya, jawabannya adalah “Shalat Tahajjud”. Banyak kedahsyatan yang timbul dari melaksanakan shalat tahajjud, diantaranya:

  1. Untuk mendapat tempat terpuji
  2. Tiket untuk masuk surga
  3. Penolong di akhirat
  4. Meniadakannya penyakitr hati (rohani) dan jasmani
  5. Usaha untuk terkabulkannya permohonan
  6. Tercurahnya rahmat Allah SWT
  7. Menjadikan sehat, kaya (hati, materi), hidup bahagia penuh kedamaian, lapang rezeki, sarana benteng diri dari kemaksiatan, mempercantik diri (perempuan, baik dari hati sampai budi pekerti), membuat tampan (laki-laki, baik dari hati sampai budi pekerti), dan Allah SWT menjamin jikalau meninggal masuk surga.

Amiin…

  1. Dan masih banyak kedahsyatan lainnya, sampai tak terhitung.

Subhanallah…

Shalat tahajjud merupakan shalat sunah yang sangat istimewa. Tapi, meskipun demikian tak semua orang mudah untuk mengerjakan shalat tahajjud secara rutin. Ya, dengan banyak alasan tentunya; seperti sulitnya bangun dan lain-lain. berikut merupakan tips mudah unrtuk melaksanakan shalat tahajjud tiap malam:

  1. Hadirkan dalam hati niat ikhlas karena Allah SWT

Niat ikhlas merupakan kunci ibadah. Memang nampak berat untuk kita bangun malam, mengambil air wudhu yang dinginnya sampai sumsum tulang, dan dengan kehadiran hati melaksanakan shalat tahajjud. Tapi, semua itu akan menjadi mudah dengan membuncahkan beribu rasa cinta kepada Allah SWT.

  1. Hindari pekerjaan yang terlalu melelahkan pada siang hari

Dalam hal ini sangat diperlukan kecerdasan membagi waktu. Istirahatlah dengan cukup malam harinya, sehingga mungkin untuk bangun melaksanakan sholat tahajjud

  1. Ambil air wudhu sebelum tidur

Biasakanlah hal baik tersebut, banyak hikmah yang terkandung. Termasuk tidur dalam keadaan suci akan membuat jiwa tenang, terasa ringan pun ruh terjaga oleh Sang Ilahi. Dengan begitu kita akan lebih ikhlas dan khusyuk untuk melaksanakan shalat tahajjud.

  1. Hindari tidur di tempat tidur yang mewah

Mungkin pendapat ini tidak terlalu disetujui. Tapi, logis juga. Karena kalau sudah tidur di tempat yang mewah, pasti sulit bangun ya kan? Rasulullah SAW bersabda, “Berbaring di atasnya (tempat tidur yang mewah) dapat mencegah shalat malam.” (HR. As-Suyuti).

  1. Tidur dengan miring ke kanan

Rasulullah SAW menganjurkan hal ini untuk dijalankan oleh ummatnya. Karena mengandung banyak hikmah dilihat dari dunia kesehatan maupun dunia Islam.

  1. Ingat Allah sebelum tidur

Berawal dari doa dan diteruskan dengan berdzikir sampai peri tidur menjemput kita. Ukir dalam benak beribu kebaikan Allah yang telah terlimpahkan kepada kita hari ini. Lalu berjalanlah disetiap rentetan mutiara tasbihmu.

  1. Bilapun tanpa alarm, yakinlah Allah yang akan membangunkanmu

Allah SWT berfirman, “Bagi orang yang memenuhi panggilan Allah, maka Allah menjanjikan kedudukan terpuji” (QS. Al-Isra: 79). Tanamkan dalam hati kalau Allah hadir dan nyata dalam hidup kita. Menurut Sayyid Quthub dalam komentarnya tentang ayat ini: “Bahwa dengan Shalat, Al-Quran dan Tahajjud serta hubungan yang abadi dengan Allah itu merupakan jalan untuk mendapatkan tempat terpuji, karena Rasulullah SAW. Diperintahkan untuk shalat, bertahajjud, dan membaca Al-Quran agar Tuhannya memberikan kedudukan yang diizinkan-Nya. Itu bagi seorang Nabi terpilih, apalagi bagi orang-orang selainnya, maka mereka jauh lebih membutuhkan saran ini untuk mendapatkan kedudukan tersebut.”

  1. Yakini Allah SWT ada, Ia mendengar dan melihat kita

“Shalatlah seolah-olah engkau melihat Allah, dan apabila engkau tidak mampu, maka Allah pasti melihatmu.”

Sandarkan, curahkan semua keluh kesah dan kepenatan hidup ini pada-Nya. Berdoalah dengan tingkat kekhusyukan yang tinggi. Benar-benar waktu mutiara. Dalam hadits Rasulullah SAW, “Ketahuilah bahwa Allah mengetahui apapun yang kita lakukan sekecil apapun perbuatan itu. Kendatipun seorang manusia telah terlelap dari tidurnya, tetapi Allah akan melihatnya. Bahkan doa di kegelapan malam justru didengar oleh Allah SWT. Dan mendapatkan perhatian khusus.

  1. Generasi muslim pertama sebagai inspirator

Ya! Karena mereka yang sangat rajin shalat tahajjud. Sehingga kita akan punya keinginan mempunyai akhlakul karimah seperti beliau-beliau. Hakikatnya, tahajjud adalah terapi hati, yang menggiring jiwa ke hal-hal yang positif.

  1. Mengingat surga

Menghkayal akan indahnya surga. Walau sampai kapanpun khayalan kita tak sampai untuk menggapai lebih akan keagungan surga. Setidaknya, surga sebagai hadiah ahlul ibadah, dapat memotivasi kita untuk menjadi hamba-hamba yang sungguh-sungguh dalam ibadah, terutama tahajud sebagai jalan menampakkan ketakdhiman kita kepada-Nya.

“Ja’alaki imro’atan sholihatan najiyatan fii kulli hal fii dunya ila al akhiroh. Amiin…”

 

You might also like
Comments
Loading...