SEKOLAH KADER ASWAJA (SAKA) 2; Mengembalikan Api Semangat KMNU UII dalam Kolaborasi dan Ukhuwah

Sekolah Kader Aswaja 2 yang kemudian disebut SAKA 2 KMNU UII telah diselenggarakan pada hari Sabtu-Minggu, (11-12/6/2021) di SCC UII, Pakem, Sleman. SAKA 2 merupakan kaderisasi tingkat dua dan menjadi bagian dari tiga tahapan pengkaderan dalam sistematika organisasi KMNU, sesuai dengan regulasi ke-KMNU-an.

Ketua panitia SAKA 2, Fatihatunnaja pada sambutannya menjelaskan, SAKA 2 merupakan forum kaderisasi yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai budaya NU, organisasi KMNU, serta yang terpenting adalah menegaskan paham Aswaja an Nahdliyyah. Ketua KMNU UII, Yunan Andriansyah menambahkan bahwa SAKA 2 ini merupakan agenda wajib tahunan dan perdana setelah dua tahun vakum pelaksanaannya secara luring. SAKA 2 kali ini difokuskan untuk konsolidasi internal dengan mengambil tema “Membentuk Kader yang Berwawasan Islami, Mondial, Unggul, Intelektual dan Indonesiawi dalam Bingkai Ahlussunnah wal Jamaah“.

Kegiatan SAKA 2 dibagi dalam lima sesi materi dan dua sesi diskusi. Lima sesi materi diantaranya; Dinamika Hubungan KMNU dan NU yang disampaikan oleh Fajrul Rahman S. Sos. (Alumni PRESNAS 1 KMNU masa khidmat 2021-2022), Tata Kelola Organisasi yang disampaikan oleh Dr. Dra. Trias Setiawati, M. Si. (Dosen Manajemen, FBE UII), Analisis Diri yang disampaikan oleh M. Pengkuh W Jati, S. Psi. (Alumni KMNU UII), ke-ASWAJA-an dan ke-NU-an: Penguatan Ideologi ASWAJA an Nahdliyah di Tengah Masifnya Paham Ekstrimisme dan Radikalisme yang disampaikan oleh Agus Mansur, S. T., M. Eng. Sc. (Dosen UII dan Mustasyar KMNU UII), dan materi Identifikasi Posisi KMNU UII di Internal Kampus yang disampaikan oleh Alif Lukmanul Hakim, S. Fil., M. Phil. (Dosen Informatika UII dan Mustasyar KMNU UII). Sesi diskusi dalam kegiatan ini ialah terkait Analisis Diri dan Paham Organisasi ke-KMNU-an.

Menurut M. Pengkuh Wedono Jati, S. Psi. dalam materi Analisis Diri, seorang kader yang baik adalah mereka yang memiliki niat tulus ikhlas dalam mengabdikan diri pada NU dan KMNU serta merawat ASWAJA secara konsekuen dan istiqamah. Ia juga berpesan kepada pengurus agar dapat merangkul kader-kadernya.

Alif Lukmanul Hakim, S. Fil., M. Phil. juga turut mengingatkan, UII adalah kampus perjuangan bernapaskan keIslaman dan kebangsaan yang didirikan oleh para pendiri bangsa Indonesia. Sebagai kader KMNU yang memiliki amanah menumbuhkembangkan intelektualitas, anggota KMNU diharapkan dapat memupuk semangat kolaborasi, merawat ukhuwah dan saling bersinergi membangun peradaban.

Disusun Oleh: Muhammad Fadhil (KMNU UII)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.