Pesan Gus Muwafiq di Harlah Ke-7 KMNU

Yogyakarta-Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) merayakan hari lahirnya ketujuh di Yogyakarta. Satu hari setelah Musyawarah Nasional ke 8 KMNU yang diadakan di Pondok Pesantren Diponegoro, Sleman, Yogyakarta. KMNU memeriahkan harlahnya di pendopo ndalem Gus Muwafiq pada Senin, 24 Januari 2022. Syukuran harlah ini dihadiri oleh kader-kader KMNU dari berbagai Perguruan Tinggi se-Indonesia yang hadir baik secara offline maupun online via Zoom Meeting.

KMNU merupakan forum kekeluargaan bagi mahasiswa Nahdlatul Ulama yang diharapkan dapat menjadi sebagai sebuah wadah bagi mahasiswa-mahasiswa NU untuk terus mengembangkan intelektual dan spiritualitas di kalangan mahasiswa. Dalam agenda syukuran harlah ini, Gus Muwafiq mengingatkan kepada mahasiswa NU, KMNU di perguruan tinggi untuk membangun pengetahuan-pengetahuan untuk menopang gerakan-gerakan Islam.

Gus Muwafiq kembali menegaskan bahwa sebagai ruang mahasiswa Nahdlatul Ulama, KMNU bercita-cita untuk menjadi bagian dari problem solver Islam dan Nahdlatul Ulama yang berkonsentrasi untuk meneruskan perjuangan Nabi dan Ulama dalam mengemban misi agama Islam.

Momentum harlah Ini, Gus Muwafiq berpesan bahwa KMNU merupakan wadah mahasiswa NU yang berfokus dalam mengembangkan pengetahuan-pengetahuan yang tidak lepas dari agama. KMNU bukan sebuah ormas seperti PMII, IPNU, atau yang lainnya sehingga KMNU tidak perlu masuk sebagai Badan Otonom PBNU, melainkan cukup berfokus pada penguatan intelektual dan meneruskan perjuangan Nabi dan Ulama. Syukuran yang berlangsung di pendopo ndalem Gus Muwafiq ini ditutup dengan potong kue dengan harapan KMNU menjadi lebih baik dan barokah.

Disusun Oleh: Mahmudianto

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.