LINGKARAN CINTA-

Kunci semangat lumrahnya

Enggan jauh-jauh dari lingkaran orang tercinta

Lalu-lalang kasih sayang yang tak terbilang

Utamanya menjadi sumber alasan panjang

Atas pengakuanku bahwa lingkaran kecil itu

Rasanya memiliki magnet besar batu-batu

Gunung yang terus menjaga keseimbangan

Antara bentangan awan, lautan, dan daratan

Setiap diri ini mulai letih belajar

Kutengok sebentar Abah yang tak lagi segar

Kutengok sebentar Bunda yang tak lagi bugar

Lalu, kutengok sebentar ke dalam otakku yang besar

Apakah pemandangan itu kurang cukup membuat tertampar

Jerih payah beliau berdua selalu bangun fajar

Bermunajat tiada henti dengan menyebut Yaa Jabbar, Yaa Qahhar, Yaa Ghaffar

Berharap diri ini, dirimu, dan diri kita terus semangat belajar

Supaya kelak menjadi insan yang berbudi luhur dan terpelajar

Diri ini tidak akan ada apa-apanya

Tanpa dorongan lingkaran penuh cinta

Yang umumnya dinamakan “keluarga”

Termasuk dirimu juga

Terlebih diri kita semua

Oleh : Muhammad Eka Arifansyah ( KMNU Universitas Sriwijaya )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *