Kolaborasi dalam Merawat Toleransi, IMAN PKN STAN Gelar Bakti Sosial Lintas Agama

Kolaborasi dalam Merawat Toleransi, IMAN PKN STAN Gelar Bakti Sosial Lintas Agama

Oleh: Reva Syarshina (IMAN PKN STAN)

Tahun 2019 menjadi tahun ketiga bagi IMAN PKN STAN mengadakan acara Bakti Sosial dengan lingkup yang besar di Bulan Ramadhan. Minggu (20/05), acara berlangsung di Kawasan Komplek Pajak Cipadu, tepatnya di Omah Ngaji Al-Fath. Bakti Sosial ini merupakan wujud sinergitas Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin (IMAN PKN STAN) dengan berbagai lembaga , diantaranya Al-Iman, Yayasan Lentera, Ikatan Alumni Qudsiyyah Kudus (IKAQ JABODETABEK), Omah Ngaji Al-Fath, dan Aksi Peduli Sesama.

Alasan mengapa memilih kegiatan Bakti Sosial antara lain ingin merangkul masyarakat, menjaga kerukunan dan toleransi, dan sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa bangsa ini rukun, toleran dan selalu bersama. Jangan membeda-bedakan suku, agama dan ras. Jangan menjadi perbedaan sebagai konflik. Sebagai masyarakat, tunjukkan kebersamaan itu dengan kegiatan bakti sosial. Perbedaan agama tidak menghalangi kami untuk melakukan kegiatan seperti ini,” ujar Iqbal Alal, ketua pelaksana Baksos.

Acara dimulai pada 09:30 WIB dengan penampilan Hadrah dari Badrut Tamam IMAN PKN STAN, dilanjutkan dengan kegiatan Diskusi Interaktif “Menggali Makna, Filosofi Budaya, dan Kultur Budaya NU”. Pembicara diskusi berasal dari Lembaga Seniman dan Budayawan Indonesia (Lesbumi) Tangerang Selatan, yaitu cak Iwan Buana FR. Menurut Cak Iwan, suasana gembira, guyub, dan menjalin paseduluran dengan siapa saja sudah menjadi ciri khas warga Nahdliyyin, yang tergambar dari kegiatan Bakti Sosial ini.

Setelah diskusi berakhir, dilanjutkan dengan sholat dhuhur berjamaah dan persiapan pengobatan gratis bersama relawan dan dokter dari Yayasan Lentera. Pengobatan dilaksanakan di halaman Omah Ngaji Al-Fath, antara lain pengobatan umum, gigi, dan cukur rambut untuk pria dan wanita. Tercatat sekitar 150 warga yang mengikuti kegiatan pengobatan gratis dan sekitar 40 warga yang mengikuti kegiatan cukur rambut. Selain berobat, para pasien diberi kesempatan untuk konsultasi langsung dengan dokter. Kegiatan pengobatan gratis ini berlangsung hingga Maghrib tiba.

Selepas Ashar, diadakan kegiatan pembagian bingkisan yang telah disiapkan. Bingkisan diberikan untuk sekitar 300 warga, yang penyerahannya secara simbolis dilakukan oleh Bapak Fathurrahman, selaku penggagas Omah Ngaji Al-Fath. Bersamaan dengan itu dilaksanakan pula khotmil Qur’an yang diikuti mahasiswa IMAN PKN STAN. Hingga akhirnya adzan maghrib tiba, acara ditutup dengan penyampaian tausiyah oleh Pak Dr. Shunhaji, ketua IKAQ, dan buka bersama.

Panitia kegiatan berharap, acara ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta dapat menjalin silaturahmi dalam beragamnya kebhinekaan.

You might also like
Comments
Loading...