KMNU Pusat
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul 'Ulama

KMNU dalam Pandangan Mahasiswa UCL London

Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU), sebuah organisasi yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama dan baru berumur menjelang 2 tahun ini* ternyata sudah cukup dikenal oleh masyarakat luas. Gaung KMNU bahkan sudah sampai di sebuah kampus di Negeri Ratu Elizabeth, Inggris.

Seorang mahasiswa MA Philosophy of Education, University College London (UCL) bernama Irfan L. Sarhindi menjadi salah satu orang yang mendengar gaungnya meski beliau terpisah jarak begitu jauh dengan tanah air. Beliau sedikit menyoroti KMNU lewat penelitian disertasinya tentang Islam Nusantara.

Kang Irfan memberi judul disertasinya dengan “Islam Nusantara: Indonesian Proposal to Curb Radicalism”. Beliau berusaha menjawab kegelisahannya dengan kian maraknya gerakan-gerakan radikal yang mengatasnamakan Islam. Beliau berusaha mengajukan alternatif solusi atas kegelisahannya dengan wacana Islam Nusantara yang diusung oleh Nahdlatul Ulama dan kini kian mendapat apresiasi dari publik.

Menariknya, mahasiswa yang juga penulis 8 (delapan) judul buku ini memberikan beberapa saran agar kita mampu membentengi bangsa ini dari radikalisme diantaranya adalah optimalkan penggunaan media sosial dalam mengampanyekan islam yang ramah, berdayakan pemikiran kritis di dunia pesantren, dan yang paling menarik adalah perkuat KMNU. Menurutnya, gerakan-gerakan radikal yang mengatasnamakan Islam paling banyak dimulai dari kampus-kampus besar di Indonesia. “Untuk itulah saya menyarankan kepada KMNU untuk memperluas peranannya sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran ideologi radikal di kalangan mahasiswa”, pungkasnya.

Semoga segala pencapaian yang belum seberapa tidak membuat KMNU jemawa melainkan menjadi pemacu agar tetap konsisten di garis perjuangannya. #SemangatKMNU
MAR

You might also like
Comments
Loading...