Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama (KMNU) Mengadakan Webinar Nasional Mengenai Revolusi Pangan Pasca Pandemi

Yogyakarta – Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama (KMNU) Pusat mengadakan web-seminar (webinar) nasional dengan tema “Revolusi Pangan Pasca Pandemi Covid-19: Strategi Pengembangan Berbasis Kearifan Lokal Guna Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia. Webinar ini merupakan pra event sebelum pelaksanaan Nusantara (Nahdatul Ulama Science and Cultural Art Olympiad) ke-2 dengan KMNU UIN Sunan Kalijaga sebagai tuan rumahnya. Nusantara merupakan ajang kompetisi pada bidang sains, seni, dan kebudayaan bagi mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi KMNU nasional maupun internasional.

Dalam webinar ini, KMNU mengundang beberapa pemateri, yakni Dr. Agr. Sc. Hagus Tarno, S.,MP (Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya), Lisana Shidqin Aliya, S,Gz, M.Sc. (Lembaga Pertanian dan Lingkungan Hidup Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama – LPLH PCINU Belanda), dan Dr. Abdul Qoyyum M., S.E.I., M.Sc.Fin. (Ketua Program Studi Ekonomi Syari’ah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN SUKA). Menggunakan aplikasi zoom meeting, webinar ini diikuti oleh sekitar 45 peserta dari berbagai instansi.

Webinar pra event Nusantara 2020 ini membahas isu ketahanan pangan di tengah pandemi yang sedang dalam keadaan genting karena keadaan perekonomian yang merosot terutama bagi kaum menengah kebawah. Hal ini disampaikan langsung oleh Presidium Nasional V KMNU, Avuan Muhammad Rizki, “Webinar pre event Nusantara 2020 membahas isu ketahanan pangan dimana ini sangat urgent ditengah pandemi karena perekonomian merosot terutama pendapatan kaum menengah kebawah,” ujarnya.

Avuan Muhammad Rizki, juga berharap dengan webinar ini mampu membentuk kesiapan kader KMNU untuk menghadapi isu dan dapat berkontribusi terhadap masyarakat luas, “Harapanya webinar ini bukan hanya sekedar memberikan pemahaman namun mampu membentuk kesiapan kader kmnu untuk menghadapi isu ini baik bagi diri sendiri maupun untuk berkontribusi kepada masyarakat sebagai bentuk implementasi tri dharma perguruan tinggi,” pungkasnya.

Rencananya, dana yang terkumpul dari webinar ini akan didonasikan ke pondok pesantren di wilayah Yogyakarta. Hal ini disampaikan langsung oleh ketua panitia penyelenggara Nusantara 2020, M. Fajrul Rahman, “Acara ini adalah acara yang luar biasa. Dana yang berhasil terkumpul akan kami donasikan ke pondok pesantren di wilayah Yogyakarta,” tuturnya.

Selain itu M. Fajrul Rahman berharap peserta webinar yang notabene adalah mahasiswa mampu memahami masalah yang sedang terjadi di Indonesia dan dapat berkontribusi dalam melawan pandemi covid-19 yang masih belum usai, “Harapan saya setelah mengikuti webinar ini, kita sebagai mahasiswa yang katanya agent of change bisa memahami masalah yang sedang terjadi di Indonesia dan dapat berkontribusi dalam melawan pandemi covid-19.” Ujar M. Fajrul Rahman sesaat setelah acara selesai (Sabtu, 21/11/2020).

Antusiasme juga diungkapkan oleh salah satu peserta webinar dari KMNU UIN Sunan Kalijaga, Habib Sulton Akbar, “Webinar nasional ini berlangsung sangat menarik terlihat dari antusiasme para peserta saat diskusi berlangsung,” ungkap Habib Sulton Akbar.

Habib Sulton yang sekaligus merupakan Ketua Umum KMNU UIN SUKA periode 2019/2020 berharap webinar ini dapat menginspirasi peserta dalam membangun rasa empatinya dan mampu memberikan aksi nyata di tengah kondisi pandemi, “Saya berharap webinar ini dapat menginspirasi peserta untuk benar-benar berempati terhadap terhadap kondisi pandemi dan memberikan aksi nyata yang berdampak positif. Selain itu saya juga berharap acara siang ini menjadi awalan yang baik dalam penyelenggaraan Nusantara tahun ini,” pungkasnya.

Penulis : Teguh Supriyanto (panitia Webinar)

You might also like
Comments
Loading...